Peluang dan Tantangan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (BMT) Dalam Mengurangi Kemiskinan di Nusa Tenggara Barat

  • Irwan Suriadi Universitas Mataram
Keywords: Lembaga Keuangan Mikro Syariah (BMT), Analisis SWOT, Nusa Tenggara Barat

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (a) Untuk Menganalisis peluang dan tantangan lembaga keuangan mikro syariah  (BMT) di Nusa Tenggara Barat(b) Untuk menganalisis Strategi pengembangan lembaga keuangan mikro syariah (BMT) di Nusa Tenggara Barat. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian deskriptif, Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Treath). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor pendukung dapat dilihat dari kekuatan dan peluang yang dimiliki oleh lembaga keuangan mikro syariah (BMT)  di Nusa Tenggara Barat yang harus memiliki lokasi yang strategis dan  pemberdayaan masyarakat oleh lembaga keuangan mikro syariah (BMT), Faktor Penghambat dapat dilihat dari kelemahan dan ancaman yang dimiliki oleh lembaga keuangan mikro syariah (BMT)  di Nusa Tenggara Barat yaitu kurangnya sosialisasi dari Bank syariah yg menggarap pasar mikro, Strategi kebijakan lembaga keuangan mikro syariah (BMT)   dalam menghadapi ancaman yaitu lembaga keuangan mikro syariah (BMT)  di Nusa Tenggara Barat harus terus menerus mengembangkan diri secara kreatif, inovatif dan selalu memiliki perbaikan dalam pelayanan kepada nasabah lembaga keuangan mikro syariah (BMT)

References

Antonio,Syafi’i.2001.Bank Syariah “Dari teori ke praktek”.Gema Insani Press.Jakarta
Abu Umar Faruq Ahmad and A. B. Rafique Ahmad. Islamic Microfinance: A Case Study of Australia. Journal of Islamic Econ 60 omics, Banking and Finance
Asyraf Wajdi Dusuki (2007). Banking for the Poor: The Role of Islamic Banking in Microfinance Initiatives. Proceedings of the 2nd Islamic Conference 2007 (iECONS2007) organized by Faculty of Economics and Muamalat , Islamic Science University of Malaysia.
Kuncoro,Mudrajad.2003. Metode Riset Untuk Ekonomi dan Bisnis.Erlangga.Jakarta
Muhammad.2002. Manajemen bank syariah. UPP AMP YKPN.Jogjakarta.
Sudarsono,Heri.2008.Bank dan Lembaga Keuangan Syariah”Deskripsi dan Ilustrasi”. Edisi 3. Ekonisia.Jogjakarta.
Syeda Shehrbano Kazim dan Syed Eisar Haider .2012. Islamic microfinanceModelsAnd their viabilityIn pakistan. Pakistan Microfinance Network No.15 Juni 2012
Nurkholis (2009).The contribution of islamic microfinance institution in Increasing social welfare in indonesia (a case study of bmt’s role at pakem market micro Traders yogyakarta) .Islamic Economic Department, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Indonesia,Yogyakarta, Indonesia.
Ridwan,Muhammad.2004.Manajemen Baitul Maal Wattamwil.UII Press.Jakarta
Rangkuti, Freddy. 2002. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis, PT. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
Wiloejo Wirjo Wiyono (2005). Pemberdayaan lembaga keuangan mikro sebagai salah satu pilar sistem keuangan nasional : upaya konkrit memutus mata rantai kemiskinan. Jurnal kajian ekonomi dan keuangan edisi khusus Desember 2005.Jakarta
Published
2018-04-01
How to Cite
Irwan Suriadi. (2018). Peluang dan Tantangan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (BMT) Dalam Mengurangi Kemiskinan di Nusa Tenggara Barat. Journal of Economics and Business, 4(1), 78 - 92. https://doi.org/10.29303/ekonobis.v4i1.18